Favorite Story
-
She’s a Vampire introduction Genre: Supranatural, Mistery, Romance Comedy, Drama Synopsis: Y amada Tendou (17) Sebenarnya hanyala...
-
Chapter 5 Gadis vampire pembuat masalah' Bag 4 “Eng... Forte?” Kataku. “Panggil saja Cylenne.” Katanya sembari menggandeng...
-
Act 1 Prologue: Remember My Name! Chapter I (Part A) - Ouvren Town - - Inside Hogg bar - - At Mid day - “Louverdis Family?” seru Dugs H...
-
Act 1 Prologue: Remember My Name! Chapter IV (Part A) DOOOR! DOOOR! DOOOR! - Ouvren Town - - In a room at top floor(6 th floor...
Mengenai Saya
Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 08 Juni 2014
Chapter I
Will you keep my Secret?
Will you keep my Secret?
Bag 1
“To… Tomoda!” Kataku kepada Tomoda Emiru, murid kelas 1-2, yang merupakan adik kelasku ketika jam istirahat di lorong sekolah.
Hari ini, setelah memendam perasaan selama 2 minggu, aku akan mengatakan perasaanku padanya! Aku tidak boleh gagal! Selama kelas 2 ini, aku sudah 2 kali ditolak. Kalau sampai ia juga menolakku, maka ditambah waktu kelas 1, jumlahku ditolak akan sebanyak 13 kali! 13, itu merupakan angka sial. Kalau kali ini aku ditolak, mungkin aku akan mungkin kesialan akan datang padaku!
“Hm? Ada apa, errr-Senpai?” Katanya yang terlihat kebingungan. Wah, sepertinya aku benar-benar akan ditolak, namaku saja dia tidak tahu. Apa aku mundur saja? Tapi kalo begitu,, bukan laki-laki namanya!
“Ahh… Namaku Yamada Tendou. Aku murid kelas 2-3. Sebenarnya, ada yang ingin kukatakan padamu…” Yosh! Sedikit lagi.
“Apa?”
“Anoo…”
“Hm?”
“Itu….”
“?”
“Aku….”
“??”
“Aku inngin bilang….”
“???”
Aduh, ayo cepat katakan kepadanya diriku! Dia sudah terlihat sangat kebingungan. Tapi, bagaimana kalo ditolak?
“Begini Tomoda. Sebenarnya aku…”
“Tolong katakan dengan cepat Yamada-Senpai. Ada urusan apa? sebentar lagi jam istirahat mau habis” Kata Tomoda sambil melihat jam di tangan kirinya. Wah, dia dan teman-temannya udah terlihat gak sabar. Apa boleh buat, itu karena aku tiba-tiba menghadang mereka saat mereka mau ke kantin tadi.
“Ah, iya. Sebenarnya aku….”
Waaah!!! Kenapa sulit sekali untuk mengatakannya? Kenapa lidahku terasa kaku dan kelu? Apa karena ini udah yang ke-13 kalinya?
Aku melirik kearah ke-2 temanku, Masami dan Hiroshi, mereka berada 6 meter di belkangku dan berteriak tanpa suara dengan mengatakan ‘berusahalah!’ padaku. Baiklah, aku tidak akan meyia-nyiakan usaha ke-2 sahabatku yang sudah menemaniku kesini dan selalu ada untuk menyemangatiku setelah ditolak selama ini. Tapi walaupun begitu, yang ke-13 benar-benar menakutkan!
“Sebenarnya aku suka padamu!” Akhirnya kubulatkan tekadku. Dengan suara lantang aku meneriakkan perasaanku padanya.
Sunyi selama beberapa saat. Wajahnya yang sebelumnya terlihat kesal, kini terlihat sangat kebingungan. Akhirnya ia bicara.
“Maaf errr-Senpai. Tapi aku….”
Hanya dari kalimat pertamanya aku sudah tau jawabannya padaku. Namaku saja udah dilupakaannya lagi. Aku bahkan tidak dapat mendengar apa alasannya menolakku. Hanya bla-bla-bla panjangnya saja yang dapat kudengar.
“…karena itulah Senpai. Aku tidak bisa menerimamu. Maaf!” Katanya dengan membungkukan tubuhnya dan menunduk ke arahku lalu berlari ke kelasnya dengan wajah memerah diikuti teman-temannya. Aku hanya bisa diam terpaku melihatnya.
AKU DITOLAK UNTUK YANG KE-13 KALINYA!!!
“Tenanglah Tendou, mungkin dia itu bukann jodohmu” Kata Masami menepuk pundakku.
“Ya, Tendou. Kau harus tetap semangat, walaupun sudah yang ke-13, kau harus tetap semangat!” Kali ini Hiroshi yang bicara. Tapi kata-kata mereka berdua sama sekali tidak bisa kutangkap. Hm? Kenapa tiba-tiba mereka menjadi banyak? Kenapa ini, kenapa semuanya menjadi berbayang?!
BRUGGH!
Tubuhku terjatuh, hal terakhir yang dapat kuingat adalah suara Masami dan Hiroshi yang memanggil-manggil namaku dengan khawatir sebelum aku pergi kealam mimpi.
Hari ini, setelah memendam perasaan selama 2 minggu, aku akan mengatakan perasaanku padanya! Aku tidak boleh gagal! Selama kelas 2 ini, aku sudah 2 kali ditolak. Kalau sampai ia juga menolakku, maka ditambah waktu kelas 1, jumlahku ditolak akan sebanyak 13 kali! 13, itu merupakan angka sial. Kalau kali ini aku ditolak, mungkin aku akan mungkin kesialan akan datang padaku!
“Hm? Ada apa, errr-Senpai?” Katanya yang terlihat kebingungan. Wah, sepertinya aku benar-benar akan ditolak, namaku saja dia tidak tahu. Apa aku mundur saja? Tapi kalo begitu,, bukan laki-laki namanya!
“Ahh… Namaku Yamada Tendou. Aku murid kelas 2-3. Sebenarnya, ada yang ingin kukatakan padamu…” Yosh! Sedikit lagi.
“Apa?”
“Anoo…”
“Hm?”
“Itu….”
“?”
“Aku….”
“??”
“Aku inngin bilang….”
“???”
Aduh, ayo cepat katakan kepadanya diriku! Dia sudah terlihat sangat kebingungan. Tapi, bagaimana kalo ditolak?
“Begini Tomoda. Sebenarnya aku…”
“Tolong katakan dengan cepat Yamada-Senpai. Ada urusan apa? sebentar lagi jam istirahat mau habis” Kata Tomoda sambil melihat jam di tangan kirinya. Wah, dia dan teman-temannya udah terlihat gak sabar. Apa boleh buat, itu karena aku tiba-tiba menghadang mereka saat mereka mau ke kantin tadi.
“Ah, iya. Sebenarnya aku….”
Waaah!!! Kenapa sulit sekali untuk mengatakannya? Kenapa lidahku terasa kaku dan kelu? Apa karena ini udah yang ke-13 kalinya?
Aku melirik kearah ke-2 temanku, Masami dan Hiroshi, mereka berada 6 meter di belkangku dan berteriak tanpa suara dengan mengatakan ‘berusahalah!’ padaku. Baiklah, aku tidak akan meyia-nyiakan usaha ke-2 sahabatku yang sudah menemaniku kesini dan selalu ada untuk menyemangatiku setelah ditolak selama ini. Tapi walaupun begitu, yang ke-13 benar-benar menakutkan!
“Sebenarnya aku suka padamu!” Akhirnya kubulatkan tekadku. Dengan suara lantang aku meneriakkan perasaanku padanya.
Sunyi selama beberapa saat. Wajahnya yang sebelumnya terlihat kesal, kini terlihat sangat kebingungan. Akhirnya ia bicara.
“Maaf errr-Senpai. Tapi aku….”
Hanya dari kalimat pertamanya aku sudah tau jawabannya padaku. Namaku saja udah dilupakaannya lagi. Aku bahkan tidak dapat mendengar apa alasannya menolakku. Hanya bla-bla-bla panjangnya saja yang dapat kudengar.
“…karena itulah Senpai. Aku tidak bisa menerimamu. Maaf!” Katanya dengan membungkukan tubuhnya dan menunduk ke arahku lalu berlari ke kelasnya dengan wajah memerah diikuti teman-temannya. Aku hanya bisa diam terpaku melihatnya.
AKU DITOLAK UNTUK YANG KE-13 KALINYA!!!
“Tenanglah Tendou, mungkin dia itu bukann jodohmu” Kata Masami menepuk pundakku.
“Ya, Tendou. Kau harus tetap semangat, walaupun sudah yang ke-13, kau harus tetap semangat!” Kali ini Hiroshi yang bicara. Tapi kata-kata mereka berdua sama sekali tidak bisa kutangkap. Hm? Kenapa tiba-tiba mereka menjadi banyak? Kenapa ini, kenapa semuanya menjadi berbayang?!
BRUGGH!
Tubuhku terjatuh, hal terakhir yang dapat kuingat adalah suara Masami dan Hiroshi yang memanggil-manggil namaku dengan khawatir sebelum aku pergi kealam mimpi.
Created with Artisteer
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)
Search
Archives
-
▼
2014
(29)
-
▼
Juni
(29)
- She's a Vampire: Chapter 5 Bag 4
- She's a Vampire: Chapter 5 Bag 3
- She's a Vampire: Chapter 5 Bag 2
- She's a Vampire: Chapter 5 Bag 1
- She's a Vampire: Chapter 4 Bag 3
- She's a Vampire: Chapter 4 Bag 2
- She's a Vampire: Chapter 4 Bag 1
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Act 1 Ch 4 (B)
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Act 1 Ch 4 (A)
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Act 1 Ch 3 (B)
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Act 1 Ch 3 (A)
- Short Story: Because Night and Day Cannot Stand To...
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Act 1 Ch 2 (B)
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Act 1 Ch 2 (A)
- She's a Vampire: Chapter 3 Bag 4
- She's a Vampire: Chapter 3 Bag 3
- She's a Vampire: Chapter 3 Bag 2
- She's a Vampire: Chapter 3 Bag 1
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Act 1 Ch 1 (B)
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Act 1 Ch 1 (A)
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale - Introduction
- She's a Vampire: Chapter 2 Bag 3
- She's a Vampire: Chapter 2 Bag 2
- She's a Vampire: Chapter 2 Bag 1
- She's a Vampire: Chapter 1 Bag 4
- She's a Vampire: Chapter 1 Bag 3
- She's a Vampire: Chapter 1 Bag 2
- She's a Vampire: Chapter 1 Bag 1
- She's a Vampire: Introduction
-
▼
Juni
(29)
Categories
- Action (24)
- Adventure (9)
- Comedy (15)
- Drama (15)
- Fantasy (9)
- horror (1)
- mystery (1)
- Romance (15)
- Scifi (9)
- She’s a Vampire (15)
- short story (1)
- Supernatural (15)
- The Almighty Alchemist: Leon's Tale (9)

0 komentar:
Posting Komentar