World Of Warcraft, WoW Short Sword

Favorite Story

Diberdayakan oleh Blogger.

My Avatar

My Avatar
http://dreamself.me/
Minggu, 08 Juni 2014
Chapter 2
Tetap jaga rahasia itu ya
Bag 3
Aku langsung berjalan mundur, menatapnya dengan ketakutan. Aku melihatnya dari atas ke bawah. Cewek itu memiliki rambut yang berwarna ungu dan dikepang dua… Bukankah si cewek vampire malam tadi juga memiliki ciri-ciri yang sama dengan dia?!


Cewek yang kutabrak itu lalu dia mengangkat wajahnya yang sedari tadi menunduk ke arah lantai dan tengah memegang kepalanya karena sakit. Sekarang aku melihat perbedaan kecil antara dia dan si cewek vampire malam tadi, yaitu warna matanya. Si cewek vampire malam tadi memiliki mata yang berwarna merah, sedangkan mata cewek yang berada di depanku ini berwarna yang ungu. Dia menatapku dengan terheran.

“Ada apa?” Tanyanya kepadaku sembari berusaha untuk berdiri sendiri. Ketika dia menanyakan ‘Ada apa?’ kepadaku, aku sempat melihat giginya, dan sepertinya gigi taringnya tidak panjang. Apa dia adalah si cewek vampire malam tadi, atau bukan?!

Aku masih terdiam dan tidak menjawab pertanyaannya karena sibuk berpikir. Sepertinya dia bukan si cewek vampire itu, soalnya sekarang masih jam 12. Otomatis hari masih terang benderang dan dia sama sekali tidak apa-apa walaupun terkena cahaya mathati yang berasal dari luar jendela di lorong ini. Bukankah vampire akan terbakar kalau terkena sinar matahari?

“Apa ada yang aneh dariku?” Tanyanya lagi. Mungkin dia merasa risih karena aku menatapnya dengan tatapan aneh dan juga karena aku tidak menjawab pertanyaan sebelumnya.

“Ah… Tidak apa-apa. Maafkan aku karena menabrakmu barusan” Kataku meminta maaf dengan menundukkan tubuhku kepadanya. Aku bernapas dengan lega. Syukurlah, sepertinya dia bukan si cewek vampire malam tadi.

“Begitu…” Katanya lalu berjalan melewatiku. Lalu, ketika dia berada tepat disampingku, dia membisikkan sesuatu yang sangat aneh sambil berjalan lalu.

“Tetap jaga rahasia itu ya” Katanya dengan suara yang sangat lembut.

Aku langsung merinding. Aku tahu seseorang yang memiliki gaya bicara yang sangat lembut tapi menusuk seperti ini. Sepertinya aku juga mengerti apa yang dia maksud dengan menjaga rahasia… ternyata gadis ini… dia benar-benar… GADIS VAMPIRE ITU!!!

Aku terdiam ditempat. Keringat dingin mulai menetes dari dahiku. Aku menoleh kebelakang, kearahnya yang masih berjalan lalu. Sambil tetap berjalan, dia memalingkan wajahnya kearahku dan tersenyum, senyuman manis yang menusuk dan mengerikan, serta matanya yang menatap tajam dengan mata ungunya yang kini telah berubah menjadi merah, semerah darah.
  
END OF CHAPTER 2
TO BE CONTINUED IN CHAPTER 3

0 komentar:

Posting Komentar