World Of Warcraft, WoW Short Sword

Favorite Story

Diberdayakan oleh Blogger.

My Avatar

My Avatar
http://dreamself.me/
Rabu, 11 Juni 2014
Chapter 3

Aku bisa menjadi pacarmu
Bag 4
Aku berlari menaiki tangga menuju atap sekolah. Biasanya Nanami selalu termenung melihat awan yang berarak setiap ia ditimpa masalah. Sungguh, aku benar-benar tidak habis pikir! Apa Nanami benar-benar menyukaiku? Bagaimana aku bisa tidak menyadarinya. Apa karena kami sudah berteman sejak SMP? Karena pertemanan kami yang sangat dekat, sehingga aku keliru mengartikan perasaan sukanya menjadi perasaan persahabatan?

Akhirnya aku sampai di lantai atas dan kubuka pintu yang ada di hadapanku. Tapi, aku benar-benar terkejut! Yang berdiri menatap awan disana bukan Nanami, melainkan cewek vampire itu!



“Kenapa?” Dia menyadari keberadaanku dan bertanya kepadaku. Kulihat warna matanya telah kembali menjadi ungu.

“Ti… Tidak… Tidak ada maksud apa-apa. Permisi!” Aku berjalan mundur dan bersiap berlari.

“Tunggu dulu!” Perintahnya.

Tubuhku langsung membeku dan menoleh ke arahnya. Dia berjalan kearahku dan menarik tanganku lalu kami berdua berdiri di tengah-tengah.

“Hei…” Katanya tetap dengan memegang tanganku. Uhhh… Tolong lepaskan tanganmu. Bisa-bisa aku pipis di celana karena dipegang olehmu!

“A… Apa…?” Tanyaku takut-takut.

“Sebenarnya, aku mendengar kehebohan di kelasmu barusan”

Ternyata benar! Dia mengawasiku!

“Te… Terus…?” Tanyaku lagi.

“Sekarang kau sudah ditolak untuk ke-14 kalinya ya?” Dia melepaskan tangannya dari tanganku dan tersenyum licik.

“Tinggal mencari cewek yang akan menerimamu saja kan?” Tanyanya lagi kepadaku.

“Memangnya kenapa?” Tanyaku yang tidak mengerti dengan maksud ucapannya.

Dia mendekatiku. Tercium aroma bunga Violet dari tubuhnya. Aroma yang begitu harum dan memabukkan.

Aku berjalan mudur sementara ia berjalan makin mendekat. Lalu matanya kembali berubah menjadi merah! Tubuhku langsung menjadi kaku. Aku benar-benar tidak bisa tahan dengan suasana horror seperti ini.

Aku menutup mataku. Tidak ingin tahu apa yang terjadi. Dan… kelembutan dibibirku malam itu kembali datang. Lembut, dan hangat. Harum bunga Violet yang semakin kuat, yang dapat memabukkan orang banyak mungkin akan sukses membuatku terperangkap masuk kedalam permainan ini, kalau aku tidak sadar orang yang berada di hadapanku ini adalah vampire!

Aku membuka mataku. Ternyata benar, dia kembali menciumku seperti malam tadi. Hanya saja, kali ini tidak bercampur dengan rasa darah. Aku yang berhasil mengambil alih kesadaranku langsung mendorongnya.

“Apa yang kau lakukan?” Tanyaku kepadanya sambil mengusap-usap bibirku. Tapi, hal yang sama sekali tidak kuinginkan terjadi! Didepan pintu atap sekolah, Nanami berdiri. Melihat kami berdua dengan tatapan tak percaya. Air mata menetes lebih deras dari matanya.

“Nanami!” Teriakku.

Dia menatapku dengan tatapan mata yang tajam dan menusuk. Marah, cemburu, kesal. Itulah hal yang pasti dia rasakan sekarang ini.

“Nanami, aku bisa jelaskan…” Aku berusaha menjelaskan ini semua. Tapi dia berbalik dan berlari menuruni tangga, tidak peduli dengan alasan apa yang ingin kukatakan.

Aku menatap vampire wanita yang berada di hadapanku dengan perasaan kesal.

“Apa maumu sebenarnya?!” Bentakku. Terserah dia vampire atau bukan, terserah dia akan membunuhku atau tidak. Aku tidak peduli, yang pasti dia telah menhancurkan hidupku.

“Wah, wah, wah. Sekarang, satu-satunya cewek yang akan menerimamu kini sudah menutup pintu hatinya. Apa yang akan kau lakukan?” Tanyanya dengan senyum licik.

“Itu semua karenamu!” Teriakku. Aku benar-benar marah dengannya yang telah merusak kehidupanku.

Semua yang terjadi sekarang ini bukanlah karena aku ditolak untuk yang ke-13 kalinya, tapi karena dia!

“Hmmm…” Dia tersenyum dan tertawa. Lalu dia berjalan mendekatiku.

“Hey…” Dia lalu berbisik di telingaku, dengan suara yang sangat lembut.

“Aku bisa menjadi pacarmu”


END OF CHAPTER 3
TO BE CONTINUED IN CHAPTER 4

0 komentar:

Posting Komentar