World Of Warcraft, WoW Short Sword

Favorite Story

Diberdayakan oleh Blogger.

My Avatar

My Avatar
http://dreamself.me/
Minggu, 08 Juni 2014
Chapter I

Will you keep my Secret?

Bag 3

“Tidak ada”

“Tidak ada!”

“TIDAK ADA!!”

Sudah selama setengah jam ini aku mencari buku diary-ku. Yah, mungkin mempunyai diary terlihat seperti cewek, karena itu aku hanya membuat diary di rumah saja. Tapi, berhubung hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan (hari aku ditolak untuk ke-13 kalinya), aku menulis diary itu di sekolah. Tentu saja tanpa sepengetahuan yang lain.

“Apa ketinggalan di atap sekolah?”

Supaya yang lain tidak tahu, aku menulisnya secara diam-diam di atap sekolah ketika jam istirahat kedua (berhubung saat istirahat pertama aku pingsan T_T). Tapi, saat aku lagi menulis, tiba-tiba Hiroshi dan Masami datang. Saat itu aku tidak ingat apa sudah menyimpannya atau meninggalkannya di atap sekolah.

Aku melihat kearah jam dinding. Sudah jam 10 malam. Kalau aku tidak ke sekolah sekarang, bisa-bisa ada yang membaca diaryku!

“Baiklah” Kataku memantapkan diri. Aku harus ke sekolah untuk mengambil diaryku sekarang. Walaupun aku agak takut karena desas desus tentang vampire yang tinggal di sekolah akhir-akhir ini.

Jam sudah menunjukkan pukul 10.20 ketika aku sampai di depan gerbang sekolah. Glek. aku menelan ludah. Sekolah pada waktu malam ternyata sangat menakutkan. Pintu gerbang sekolah yang besar terbuka sedikit. Apa itu artinya masih ada satpam yang jaga malam?

Aku lalu mendorong pintu gerbang sekolah dan masuk. Tak lupa menghidupi senter yang kubawa dari rumah. Ketika sampai di depan gedung sekolah, ternyata pintunya tidak terkunci. Aku lalu mendorong pintu itu, terdengar bunyi berdecit karena gesekan antara pintu dan lantai.

Aku lalu berjalan mengendap-endap. Takut kalau-kalau sesuatu akan muncul. Tapi, kurasa sesuatu pasti benaran akan muncul. Bagaimanapun, kesialan akan datang setelah aku ditolak untuk ke-13kalinya…T_T. Aku menaiki tangga sekolah satu persatu. Sekarang aku sudah berada di lantai 2, itu berarti aku harus naik tangga 2 kali lagi untuk sampai kea tap sekolah.

Setelah menaiki tangga untuk ke lantai 3, tiba-tiba aku merasakan hawa sekitar terasa sangat mencekam. Semakin mendekati tangga untuk ke lantai atas sekolah, semakin terasa hawa mencekam itu. Sekarang aku telah berada di lantai teratas. Tinggal membuka pintu ini dan aku akan sampai di atap sekolah. Tapi hawa mencekam itu makin terasa disini. Aku tahu, sesuatu yang mengerikan sedang terjadi di balik pintu ini!

Glek. Lagi-lagi aku menelan ludah. Aku tidak ingin tahu apa yang terjadi di sana, tapi aku harus mengambil buku diary-ku sekarang. Setelah berpikir agak lama, akhirnya aku memutuskan untuk membuka pintu ini. Bagaimanapun juga, sesuatu yang buruk pasti akan terjadi karena aku sudah ditolak untuk ke-13 kalinya.

Lalu aku membuka pintu itu perlahan. Dan aku melihat hal yang sangat mengerikan. Sangat sangat mengerikan. Aku sampai tidak dapat bergerak dari tempatku berdiri. Apakah aku akan mati? 

0 komentar:

Posting Komentar